Penulis : 
Dr. Ria Sabaria, M.Pd

Judul Buku : Estetika & Etika Tari Sunda: Menemukan Keindahan dan Makna Dalam Gerak

Kode Buku : P624

Ukuran: 15,5 cm x 23 cm
Jml Hal: 218 hlm
No. ISBN: 
Terbit: -
Harga: -
Penerbit Buku Sonpedia

Sinopsis :
ESTETIKA DAN ETIKA TARI SUNDA:  Menemukan Keindahan dan Makna dalam Gerak
Selama ini, keindahan Tari Sunda sering kali hanya dipandang sebagai pertunjukan visual yang eksotis. Namun, di balik kelincahan gerak Jaipongan atau kewibawaan Tari Keurseus, tersimpan sebuah sistem nilai yang kompleks dan mendalam. Mengapa sebuah tarian dianggap "indah" secara kolektif? Bagaimana seorang penari mentransformasikan gerak fisik menjadi getaran jiwa yang menghidupkan karakter?

Buku ini hadir untuk mengisi kekosongan literatur estetika yang selama ini didominasi oleh kajian seni rupa dan musik. Melalui penelusuran sejarah "Tiga Ledakan Tari Sunda" hingga pembedahan teori estetika instrumental Barat dan filosofi "Rasa" dari Timur. 

Keunikan buku ini terletak pada pengupasan tuntas proses pencapaian estetika melalui jalur Pancanata. Pancanata dipahami sebagai ruang pemahaman estetika tari yang menata pengalaman tubuh, rasa dan makna melalui Prinsip (5M): Migembleng (Kesatuan/unity), Mirunday (Keragaman/complexity), Mirasa (Intensitas/intencity), Milaras (Keselarasan/harmony),dan Makem (Keteguhan pada Pakem/constancy).  

Tidak berhenti pada struktur bentuk dan proses belajar, buku ini menggali lebih jauh ke dalam dimensi etika melalui konsep Panca Igel (5 Igel). Sebuah rumusan filosofis yang menegaskan bahwa menari adalah manivestasi dari kesadaran spiritual (Igel), profesional (Ngigel), adaptif (Pangigelan), kreatif (Ngigelan), hingga inovatif (Ngigelkeun). 

Inilah buku wajib bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan pecinta seni yang ingin memahami Tari Sunda bukan sekadar sebagai tontonan, melainkan sebagai tuntunan sebuah peradaban yang menubuh dalam gerak, rasa, dan kehalusan budi.