Penulis : 
Niluh Nita Silfia, SST.,M.Keb
Narmin SST.,M.Keb
Sri Restu Tempali S.Kep.Ns.,MSc
Shinta Kartika
Cinta Hurrun Ien

Judul Buku : Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa Oleifera) Untuk Ibu Hamil dalam Pencegahan Stunting

Kode Buku : P538

Ukuran: 15,5 cm x 23 cm
Jml Hal: 129 hlm
No. ISBN: 
Terbit: -
Harga: -
Penerbit: Penerbit Buku Sonpedia

Sinopsis :
Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal sebagai superfood karena kandungan gizinya yang sangat tinggi, terutama protein, zat besi, kalsium, vitamin A, dan vitamin C. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daun kelor pada ibu hamil dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi harian yang sering kali tidak tercukupi, khususnya di daerah dengan keterbatasan akses pangan bergizi. Masalah utama adalah Stunting masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia, terutama akibat kekurangan gizi sejak masa kehamilan. Peran daun kelor yaitu Kaya zat besi → mencegah anemia pada ibu hamil. Tinggi kalsium → mendukung pertumbuhan tulang janin. Mengandung protein nabati → membantu perkembangan jaringan tubuh janin.

Vitamin A dan C → meningkatkan imunitas ibu dan janin. Manfaat langsung: Mengurangi risiko bayi lahir dengan berat badan rendah, memperbaiki status gizi ibu hamil, serta mendukung tumbuh kembang optimal anak. Implikasi: Pemanfaatan daun kelor sebagai suplemen alami dapat menjadi strategi sederhana, murah, dan efektif dalam pencegahan stunting di masyarakat.

Pemanfaatan daun kelor pada ibu hamil bukan hanya sekadar alternatif pangan lokal, tetapi juga solusi strategis dalam menurunkan angka stunting. Dengan kandungan gizi yang lengkap, daun kelor berpotensi besar mendukung kesehatan ibu dan janin, sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal.